<<:: SELAMAT DATANG DI SISTEM INFORMASI DESA (SID) DESA CILAPAR KEC.KALIGONDANG KAB.PURBALINGGA ::>> <<:: SILAHKAN LOGIN UNTUK PELAYANAN ADMINISTRASI DESA ::>> <<:: DESA CILAPAR BERWIBAWA ::>> <<:: SARAN YANG MEMBANGUN SANGAT KAMI PERLUKAN MENUJU DESA CILAPAR MAJU DAN MANDIRI ::>>

Artikel

Pofil Wilayah Desa Cilapar

24 September 2021 05:18:47  Administrator  28 Kali Dibaca 

1. Batas Desa

  • Utara    : Desa Selanegara
  • Timur    : Desa Penolih, Desa Bandingan, Desa Lamuk
  • Selatan : Desa Bukateja
  • Barat    : Desa Brecek, Desa Kaligondang

Update terakhir tentang batas desa telah dilaksanakan serentak seluruh wilayah Kabupaten Purbalingga melalui penetapan batas desa tahun ini. Dimana nantinya peta wilayah antar desa akan ditetapkan dengan Peraturan maupun Surat Keputusan Bupati Purbalingga. Sehingga diharapkan tidak terjadi lagi sengketa batas desa, terutama desa-desa yang dibatasi dengan alam (sungai, hutan, gunung)

2. Luas Wilayah

  • Tanah Kas Desa            : 13.21         ha
  • Balai Desa                     : 0.2646      ha
  • Sawah Masyarakat        : 150.73       ha
  • Pemukiman                    : 74.285     ha
  • Ladang                           : 3.783      ha
  • Lapangan                       : 0.838       ha
  • Tanah Wakaf                  : 1.19         ha
  • Jumlah Luas                  : 243.643    ha

3. Ukuran Standar Tanah

Cengkal, adalah satuan yang digunakan secara umum maupun lokal untuk mengukur tanah. Panjang cengkal adalah 3.75 meter. Untuk memperoleh jumlah ubinan yang merupakan satuan umum luas tanah, makan 1 x 1 cengkal (3.75 x 3.75) diperoleh angka 14.0625 m2. Hasil perkalian ini dibulatkan keatas menjadi 14 m2. Sehingga sampai saat ini satuan umum yang dijadikan patokan per ubin adalah 14 m2.

Baon atau Bau, adalah satuan luas untuk menghitung jumlah luas tanah. Pada umumnya jumlah luas satu bau antar wilayah agak berbeda. Namun kebanyakan menggunakan standar yang sama yaitu 500 ubin. Jadi sama saja 1 bau berisi 7.000 m2. Jika pada saat ini luas Bengkok Kepala Desa Cilapar adalah 10 bau, maka luasnya adalah 5.000 ubin, atau 70.000 m2. Atau dalam satuan are adalah 7 hektare.

4. Pengelolaan Tanah

Dalam pengelolaan tanah, masyarakat lazim menggunakan sistem sewa per musim. Hal ini sudah menjadi kebiasaan yang lumrah. Hal ini menjadikan musim tanam dapat dikatakan serentak, begitu pula pada saatnya tanah dikemplang atau diistirahatkan untuk menghindari serangan hama yang bersifat kontinyu atau berkelanjutan. Memang disatu sisi merugikan pihak pemilik tanah, dan menguntungkan bagi para penyewa. Itu sebabnya harga sewa tanah sawah di Desa Cilapar dan hamparan sekitarnya mengalami peningkatan harga dari tahun ke tahun. Dari awal 2005 yang hanya 2.500/ubin per musim, hingga saat ini berkisar pada 12.500/ubin per musim.

Di Desa Cilapar, jumlah luasan sawah adalah 150 hektare yang dikoordinir oleh 4 kelompok tani. Seluruhnya menggunakan air irigasi Bendung Krenceng yang merupakan aliran sungai Pekacangan. Pengelolaan air sepenuhnya dikoordinir oleh Paguyuban Petani Pemakai Air (P3A) Dharma Tirta yang saat ini diketuai oleh Bariyanto Daryanto yang sekaligus menjabat sebagai Ketua Kelompok Tani Toto Raharjo Desa Cilapar. Dibantu juga oleh Basuki yang ditugaskan oleh Kepala Desa Cilapar sebagai Ulu-Ulu atau Petugas Pembagi Air.

Saluran sekunder Irigasi Bendung Krenceng Kanan, berakhir di Desa Cilapar. Adapun saluran tersier yang ada sejumlah 10 (sepuluh), yaitu saluran Karang Sengon Blok 17, Saluran Karang Sengon Blok 16, Saluran Siwolu Blok 15, Saluran Dawuhan Blok 14, Saluran Bengkok Lurah Blok 13 dan 12, Saluran Bengkok Carik Blok 8-9, Saluran Anggadipan Blok 8-9, Saluran Bungkus Blok 6, Saluran Timbangan Blok 7, dan Saluran Gempol Blok 4. Dari sepuluh saluran ini, ada 3 saluran yang sudah permanen yaitu :

  1. Saluran Bengkok Lurah yang sudah permanen secara total dengan kontruksi con-blok precast yang dibangun pada tahun 2012 sepanjang 602 meter;
  2. Saluran Bungkus yang dibangun PNPM-MD Tahun 2011 dengan kontruksi pasangan batu belah sepanjang meter;dan
  3. Saluran Anggadipa yang dibangun PNPM-MD Tahun 2009 dengan kontruksi pasangan batu belah sepanjang meter dan dilanjutkan dengan program RJIT Tahun 2020 sepanjang 93 meter.

Adapun yang saluran yang masih berupa tanah adalah Saluran Karang Sengon Blok 17, Saluran Karang Sengon Blok 16, Saluran Dawuhan, Saluran Timbangan, dan Saluran Gempol. Adanya saluran yang masih berupa tanah ini, Pemerintah Desa berupaya untuk membangunnya melalui program RJIT (Rehab Jaringan Irigasi Tanah) setiap tahunnya guna menjamin kelancaran distribusi air ke petak-petak sawah.

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
E-mail
Isi Pesan
  CAPTCHA Image [ Ganti gambar ]
  Isikan kode di gambar
 


Peta Desa

Statistik Penduduk

Arsip Artikel

23 Oktober 2021 | 166 Kali
RESMI DIBUKA..!! Lowongan Perangkat Desa Cilapar Tahun 2021
16 November 2021 | 67 Kali
Tok..Diketok..!!! Calon Perangkat Desa Cilapar
28 September 2021 | 63 Kali
PENEGASAN BATAS DESA
29 Juli 2013 | 56 Kali
Profil Potensi Desa
29 Juli 2013 | 53 Kali
Lembaga Kemasyarakatan
07 November 2014 | 52 Kali
Pemerintahan Desa
31 Januari 2022 | 48 Kali
Saya Sudah Di Vaksin !!!
16 Desember 2021 | 26 Kali
Pengambilan sumpah dan pelantikan Kasi Kesra Tahun 2021
20 April 2014 | 19 Kali
Peraturan Kepala Desa
24 September 2021 | 28 Kali
Pofil Wilayah Desa Cilapar
30 September 2021 | 37 Kali
STRATEGI PEMBANGUNAN DESA
30 April 2014 | 24 Kali
LinMas
07 November 2014 | 52 Kali
Pemerintahan Desa
24 Agustus 2016 | 30 Kali
JUT Penggerak Ekonomi Rakyat

Agenda

Sinergi Program

Aparatur Desa

Back Next

Komentar Terbaru

Info Media Sosial

Wilayah Desa

Lokasi Kantor Desa


Kantor Desa
Alamat : Jl. Raya Cilapar No.603 Kecamatan Kaligondang Kabupaten Purbalingga
Desa : Cilapar
Kecamatan : Kaligondang
Kabupaten : Purbalingga
Kodepos : 53391
Telepon :
Email :

Statistik Pengunjung

  • Hari ini:18
    Kemarin:42
    Total Pengunjung:48.071
    Sistem Operasi:Unknown Platform
    IP Address:10.90.229.1
    Browser:Tidak ditemukan